Matematika SMP Kelas 9
IPA SMP Kelas 8
Matematika SMP Kelas 9
Matematika SMP Kelas 8
Bahasa Indonesia SMP 9
Bahasa Indonesia SMP 8
Bahasa Indonesia SMP 7
Buku Sekolah Elektronik
Diposting oleh
De JAWIR
di
07:11
0
komentar
topik BSE
Ujian Nasional
Dilihat juga dari soal yang disajikan, yang saya amati semakin batas minimal kelulusan dinaikkan maka mutu soal akan diturunkan menjadi tingkatan soal yang sedang dan mudah. Ini namanya bukan kemajuan tetapi hanya stagnan dan mungkin bernilai kemunduran.
Diposting oleh
De JAWIR
di
22:47
0
komentar
topik education
ada apa ya
Tak ada yang ku tulis, beberapa hari ini aku kehilangan ide, malas rasanya nulis, tiap kali ku coba gagal, gagal lagi dan lagi. Apa ya.... mengapa? Wah-wah gawat ini. Atau apakah aku ini tak mempunyai jiwa penulis atau memang bodah ya (blaik ane yen ngono). Beberapa hari ini aku lagi kepincut (bukan perempuan lho) musik, jadinya untuk nulis buntu gitu kayaknya. Lebih asyik donlot-donlot lagu trus diuplod lagi, pasang kode donlod bikin playlist.
Mungkin jiwaku bukan seorang penulis, kuliahku dulu teknik, paling seneng kalau praktikum walaupun harus bergelut dengan kotor dan panas (proses menghitamkan kulit). Dulu waktu aku ngajar fisika juga paling seneng kalau materi bisa dipraktikkan, lebih praktis cara penyampaiannya. Ku ajari muridku cara praktik yang benar, mulai dari materi, langkah-langkah praktikum, pengumpulan data sampai ambil suatu kesimpulan dan tak lupa keselamatan kerja.
Mungkin, kalau aku paham dan tahu benar rimbanya website, aku akn lebih tertarik bikin tutorial kaya orang-orang.
Akhir kata ya... sudah begini aja......
Diposting oleh
De JAWIR
di
02:18
1 komentar
topik other
RENUNGAN
Silahkan kita merenungi hal itu, jadikan pelajaran yang berharga dalam hidup kita. Bahwa segala sesuatu yang akan kita lakukan harus dipikirkan sejernih mungkin.
Diposting oleh
De JAWIR
di
11:37
1 komentar
Kepada Siapa Pertolongan-Nya Datang
Pertolongan Allah hanya datang pada orang-orang yang pantas ditolong. Karunia Allah hanya datang pada orang-orang yang pantas diberi-Nya karunia. Dua hal yang harus disikapi benar dari dua pernyataan ini adalah :
- Ketika kita bermaksiat, dan kita merasa ’ditolong’ lantaran kita selamat mungkin dari marabahaya yang seharusnya terjadi, lalu kita tidak kunjung membenahi sikap dan sifat, maka harusnya kita justru kuatir. Jangan-jangan ini perangkap syetan, dan justru kita bertambah-tambah jauhnya dari Allah. Sebab apa? Sebab jangan-jangan kita merasa aman terus dari hukum sebab akibat, merasa aman terus dari pengawasan dan hukum allah.
- Ketika kita merasa diberi karunia, padahal kita tiada taat kepada Allah, bahkan cenderung bertambah jauh dari-Nya, maka sesungguhnya itu bukan karunia. Karunia adalah ketika kita bisa bertambah iman, bertambah takwa, dan bertambah baik dihadapan allah dan manusia yang lain.
Walhasil, pantaskan diri kita dulu, bahwa kita pantas untuk ditolong Allah. Buat dulu diri kita pantas untuk Allah amanahkan karunia, dan untuk Allah tambahkan amanah rezeki. Kalau kita sudah pantas, Allah-lah kemudian yang memantaskannya.
Terakhir, ketahui dan yakini, Allah-lah Penolong yang terbaik, Pembebas derita yang terarif; yang jarang sekali mengukur besaran dosa ketika kita mau minta ampun kepada-Nya dan menghendaki pertolongan-Nya. Makanya rugi, bila kita tidak mau melibatkan Allah. Teori kita jalankan, upaya kita lakukan, ikhtiar kita laksanakan, tapi akhirnya kehendak Allah juga yang berlaku. Segera minta pertolongan-Nya, dan Dia akan memberinya kepada kita. Mudah-mudahan, amin.
"Katakanlah, hanya kepunyaan Allah saja pertolongan berada. Bagi-Nya kekuasaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya segalanya akan dikembalikan." (Az-Zumar : 44)
sumber : Mencari Tuhan Yang Hilang karya Ustad Yusuf Mansur
Diposting oleh
De JAWIR
di
14:49
1 komentar
topik religi
Sampai Titik Jenuhku
semangatku....
serasa....
hilang....
lenyap....
tak berbekas.....
sampai titik jenuhku
anganku....
serasa....
mati....
sepi....
sunyi....
sampai titik jenuhku
kurasakan kelemahanku
bangkitlah
tak hendak jua
sampai titik jenuhku
ingin ku jerembabkan
diriku
dikandang empukku
sampai titik jenuhku
kusadarkan diriku
aniaya diriku
ampun ya Allah
Diposting oleh
De JAWIR
di
18:06
0
komentar
topik personal
INDONESIA
Indonesia..
katanya negara kaya
semua ada
tersedia
tapi ....
aku merasa...gimana tuh
Indonesia....
katanya merdeka
benarkah itu
Indonesia....
katanya negara pancasila
buktinya
banyak yang hianati pahlawannya
Indonesia....
sekarang kaya...
kemiskinan
koruptor
kebodohan
pembodohan
kesengsaraan
Diposting oleh
De JAWIR
di
14:27
0
komentar
topik personal
Masalah
Selama kita hidup pasti masalah akan datang terus. Sesuai dengan bertambahnya umur masalah yang dihadapi kian berat, tergantung kita menghadapinya, dengan kepala dingin alias sabar atau dengan emosional sehingga akal sehat tidak kita gunakan.
Banyak sudah contoh yang harus dijadikan pelajaran. Karena alasan ekonomi orang tua tega menghabisi nyawa anak dan istrinya sekaligus menghentikan hidupnya sendiri. Banyak dan banyak sekali kalau kita mau menyimak berita-berita di televisi.
Sungguh, akankah kita rela menyengsarakan diri sendiri. Ingatlah bahwa disetiap kesulitan yang kita dapatkan pasti ada jalan keluarnya.
Diposting oleh
De JAWIR
di
14:17
0
komentar
topik education
menyerah
Hidup ini begitu indah, pantaslah harus kita nikmati senikmat-nikmatnya dengan cara-cara yang positif.
Pada dasarnya hidup ini belajar dan terus belajar. Sadarilah pada saat masih bayi dengan penuh semangat dan antusias kita ingin mencapai seperti orang lain telah capai. Dimulai dari hanya dengan tangisan untuk mendapatkan sesuatu, bertambah hari kemampuan bertambah sehingga kita bisa memiringkan badan, tengkurap, telantang lagi, merangkak, berjalan, berlari, bicara sampai kita punya kemampuan seperti manusia.
Semua itu kita dapatkan dengan usaha yang gigih dan pantang menyerah. Akankah kita menjadi orang yang gampang menyerah saat ini? Akankah kita akan jerumuskan diri sendiri ke kubang hitam dunia kelam? Sungguh suatu kekejaman dan aniaya andai kita terjerumus ke kubang hitam nan kelam. Sungguh kita tidak bisa menghargai masa kecil yang penuh semangat.
Ayo pren jangan sampai kita ikutan ROY MARTEN!! Pelihara hidup kita dengan sebaik-baiknya dengan perbanyak hal-hal yang positif.
Diposting oleh
De JAWIR
di
10:59
0
komentar






